Baca sepenuhnya di postingan” Metode Registrasi Hak Merk secara Online- Offline& Tarif buat UMKM”, https:// tirto. id/ enuCHak merk merupakan proteksi untuk owner merk yang terdaftar di DJKI. Dengan memiliki salah satu wujud proteksi Hak Kekayaan Intelektual( HKI) itu, pemiliknya dapat mengenakan merk dagang/ bisnis secara eksklusif. Merk dapat berbentuk ciri yang bisa ditampilkan secara grafis, semacam foto, logo, nama, kata, huruf, angka, lapisan warna, dalam wujud 2 ataupun ukuran, suara, hologram, ataupun campuran dari 2 ataupun lebih faktor tersebut.

Guna merk merupakan membedakan benda ataupun jasa yang dibuat oleh orang ataupun tubuh hukum dalam aktivitas bisnis perdagangan benda/ jasa. Ada pula pembeda merk dengan kepunyaan pihak lain dapat berbentuk: foto, kata, nama, frasa, angka, warna sampai kalimat, ataupun campuran unsur- unsur tersebut. Tiap merk dapat didaftarkan ke DJKI asal tidak sama dengan kepunyaan pihak lain yang terdaftar.

Apabila telah didaftarkan, owner merk dapat melarang pihak lain memakainya. Merk yang terdaftar di DJKI bisa mendapatkan proteksi hukum sepanjang 10 tahun semenjak bertepatan pada penerimaan permohonan registrasi. Masa proteksi itu juga bisa diperpanjang. Metode Registrasi Hak Merk Proses registrasi hak kekayaan intelektual saat ini terus menjadi gampang sebab bisa dicoba secara online. Mulai 17 Agustus 2019, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual( DJKI) telah sediakan sarana yang membolehkan registrasi hak merk, desain industri serta paten secara online. Pengurusan hak merk, desain serta paten secara daring itu bisa dicoba lewat aplikasi registrasi kekayaan intelektual( KI) online pendaftaran merek .

Aplikasi tersebut diluncurkan pas pada peringatan hari kemerdekaan RI ke- 74 pada tahun ini.“ Warga tidak lagi wajib bawa banyak dokumen permohonan. Registrasi pula dapat di kantor tiap- tiap konsultan ataupun warga dari golongan mana saja, tidak butuh ke kantor DJKI,” kata Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual( Dirjen KI), Freddy Harris di Jakarta, Sabtu( 17/ 8/ 2019) kemudian. Berikut ini hendak dipaparkan tata metode pengajuan hak merk secara online ataupun offline. 1. Registrasi Hak Merk secara Offline Proses registrasi Hak Merk ke DJKI secara manual( non- elektronik/ offline) bisa dicoba dengan cara- cara sebagaimana di dasar ini:

a. Mengajukan permohonan kepada DJKI dengan memenuhi persyaratan b. Permohonan registrasi Hak Merk diajukan dalam 2 rangkap( dokumen), diketik dengan bahasa Indonesia, dan mengenakan formulir yang disediakan DJKI c. Formulir permohonan Hak Merk muat beberapa informasi, ialah:- tanggal, bulan serta tahun permohonan;- nama lengkap, kewarganegaraan, serta alamat pemohon;- nama lengkap serta alamat kuasa, apabila permohonan diajukan lewat kuasa;- warna- warna apabila Merk yang dimohonkan mengenakan beberapa faktor warna;- nama negeri serta bertepatan pada permintaan registrasi Merk awal kali( bila diajukan dengan hak prioritas). d. Pesan permohonan registrasi Hak Merk dilampiri beberapa dokumen, ialah:- Fotokopi KTP( Untuk pemohon asal luar negara wajib memilah peran di Indonesia, dapat alamat kuasa hukum);-

Fotokopi akte pendirian tubuh hukum yang disahkan notaris( bila permohonan atas nama tubuh hukum);- Fotokopi peraturan pemilikan bersama, bila permohonan diajukan atas nama lebih dari 1 orang( Merk kolektif);- Surat kuasa spesial bila permohonan registrasi dikuasakan;- Tanda pembayaran bayaran permohonan;- Sepuluh helai etiket Merk( dimensi optimal 9×9 centimeter, minimun 2×2 centimeter);- Surat statment kalau Merk yang dimintakan registrasi merupakan kepunyaan pemohon. e. Sebaliknya alur proses pengajuan permohonan registrasi Hak Merk di DJKI dapat dilihat lewat link ini. 2. Registrasi Hak Merk secara online Pengajuan registrasi Hak Merk secara online dapat dicoba lewat aplikasi Merk yang disediakan oleh DJKI. Langkah- langkah yang butuh dicoba merupakan selaku berikut.

Baca Juga : Klub Sepeda – Apakah Mereka Layak Didukung Tidak Peduli Seberapa Besar atau Kecil Mereka?

a. Saat sebelum mengenakan aplikasi Merk, pengguna harus memesan kode billing( no pembayaran) di Simpaki b. Buat memesan kode billing, buka web simpaki. dgip. go. id serta isi kolom yang ada c. Sehabis pemesanan kode billing dicoba, jalani pembayaran d. Sehabis itu, login ke Aplikasi Merk e. Bila belum memiliki akun Aplikasi Merk, jalani pendaftaran akun/ aktivasi e- filing terlebih dulu f. Aplikasi Merk telah terintegrasi dengan Simpaki buat pengecekan kode billing gram. Sehabis login ke aplikasi, masukkan informasi permohonan merk, setelah itu submit informasi permohonan online h. Informasi permohonan yang telah disubmit bisa dicetak serta hendak dicek oleh petugas i. Panduan lengkap pengajuan permohonan melalui aplikasi Merk dapat diakses lewat link ini j. Panduan lengkap pemakaian efiling bisa dilihat lewat link ini.

Metode Registrasi Pendaftaran Merek Dan Tarif buat UMKM

Post navigation


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *