Nutrisi yang Dibutuhkan Ibu Selama Kehamilan

Selain dengan rutin cek kandungan, kesegaran ibu hamil juga mesti dijaga lewat asupan makanan yang cukup. Tak cuma itu, asupan makanan yang memenuhi keperluan zat gizi atau nutrisi harian juga mendukung ibu hamil mengoptimalkan perkembangan janin.

Lantas, apa saja daftar keperluan zat gizi atau nutrisi yang mesti yang bagus dan penting dikonsumsi ibu hamil bagi kesegaran tubuhnya dan juga calon bayi di didalam kandungan?

Apa saja nutrisi yang diperlukan ibu hamil?
Supaya ibu dan bayi selamanya sehat selama meniti kehamilan sampai sementara persalinan tiba, pastikan semua keperluan nutrisi ibu tiap-tiap harinya terpenuhi dengan baik.

Nah, selanjutnya banyak variasi zat gizi atau nutrisi yang ibu butuhkan sementara hamil : melindungi kesehatan bunda

1. Protein
protein untuk penderita diabetes

Protein adalah nutrisi untuk ibu hamil yang terlampau penting untuk melakukan perbaikan jaringan, sel, dan otot yang mengalami kerusakan.

Selain itu, protein juga zat gizi untuk ibu hamil yang ikut andil untuk tingkatkan suplai darah terhadap tubuh.

Dapatkan Tips dan informasi Kehamilan Terkini!
Ikuti newsletter kita untuk mendapatkan keterangan terpercaya tiap-tiap minggunya perihal kesegaran ibu dan tumbuh kembang janin.

Nama Anda

Email Anda

Saya Menerima Kebijakan Privasi dan Data klinik usg di bekasi
Daftar
Terlebih selama kehamilan, tubuh ibu hamil perlu memproduksi darah dengan kuantitas dua kali lipat lebih banyak berasal dari biasanya.

Asupan protein yang memenuhi juga mendukung sistem tumbuh kembang janin lebih optimal, terutama perkembangan otaknya.

Makanan untuk ibu hamil untuk memenuhi keperluan protein sanggup berasal diolah berasal dari daging sapi, ayam ikan, telur, susu, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

Menurut Angka Kecukupan Gizi (AKG), ibu hamil dianjurkan mengkonsumsi protein sebanyak 61-90 gram (gr) per hari bergantung trimester kehamilan fungsi memenuhi keperluan nutrisi hariannya.

Kebutuhan protein ibu hamil di trimester pertama sekitar 61 gr, di trimester ke-2 yaitu 70 gr, dan 90 gr di trimester ketiga.

2. Karbohidrat
makan karbohidrat cepat lapar

Karbohidrat adalah nutrisi bagi ibu hamil yang terlampau penting untuk menyuplai daya tubuh.

Setelah dicerna didalam perut, karbohidrat dapat diubah menjadi glukosa yang menjadi sumber utama daya tubuh.

Kecukupan daya tubuh terhadap gilirannya sanggup memperlancar kerja metabolisme sekaligus menghambat ibu hamil cepat letih dan lemas sementara beraktivitas.

Asupan glukosa juga menjadi nutrisi atau zat gizi terhadap ibu hamil yang penting bagi janin untuk mendukung sistem tumbuh kembangnya di didalam kandungan.

Kebutuhan karbohidrat ibu hamil berbeda bergantung usia dan trimester kehamilan. Bagi ibu hamil usia 19-29 th. perlu 385 gr karbohidrat di trimester pertama dan 400 gr di trimester ke-2 sampai trimester ketiga.

Sementara bila ibu hamil berusia 30-49 tahun, asupan karbohidrat yaitu 365 gr di trimester pertama dan 380 gr di trimester ke-2 dan trimester ketiga.

Namun, memilih style karbohidrat kompleks yang lebih lambat dicerna tubuh agar tidak melonjakkan gula darah terlampau drastis.

Nasi merah, roti gandum, dan kentang jauh lebih baik ketimbang nasi putih, mie, dan roti putih agar nutrisi yang diperlukan oleh ibu hamil selamanya tercukupi dengan baik.

3. Lemak
manfaat lemak jenuh

Lemak tidak selamanya jelek untuk tubuh, juga didalam pemenuhan keperluan nutrisi atau gizi untuk ibu hamil.

Pada kenyataannya, lemak adalah anggota berasal dari asupan gizi ibu hamil (nutrisi ibu hamil) yang mesti dicukupi sehari-hari.

Lemak penting untuk mendukung tumbuh kembang janin di semua trimester kehamilan, terutama untuk perkembangan otak dan matanya.

Selain sebagai nutrisi bagi ibu hamil, asupan lemak yang memenuhi juga berguna untuk memenuhi keperluan daya ibu dan janin sementara persalinan normal.

Lemak juga diperlukan sebagai zat gizi atau nutrisi bagi ibu hamil untuk pelihara kondisi plasenta dan cairan ketuban selama 9 bulan kehamilan.

Selebihnya, lemak digunakan untuk membesarkan otot rahim, peningkatan volume darah, dan untuk makin besar jaringan payudara sebagai persiapan masa menyusui nantinya.

Agar keperluan lemak terpenuhi, ibu hamil usia 19-29 th. dianjurkan mengkonsumsi sekitar 67,3 gr dan ibu hamil usia 30-49 th. mengkonsumsi 62,3 gr per hari.

Pilihlah sumber nutrisi ibu hamil yang memiliki kandungan lemak sehat, layaknya ikan salmon, buah alpukat, dan berasal dari kacang-kacangan.

Hindari sumber lemak trans berasal dari makanan layaknya gorengan, makanan cepat saji, dan makanan kemasan atau kalengan.

4. Serat
makan salad untuk otak sehat

Nutrisi yang tersedia di didalam makanan ibu hamil yang kaya serat mendukung mengendalikan persentase gula darah dan hindari risiko diabetes gestasional.

Asupan zat gizi ini juga mendukung mempertahankan berat badan sehat ibu hamil dengan membuat perut kenyang lebih lama.

Selain itu, nutrisi ibu hamil yang memiliki kandungan serat sanggup mendukung menjaga kesegaran pencernaan. Selama hamil, calon ibu rentan mengalami sembelit di trimester awal.

Serat mendukung melancarkan pergerakan usus untuk memindahkan sisa makanan sampai ke anus untuk dibuang sementara BAB.

Serat juga mendukung memadatkan feses agar lebih banyak limbah yang terbuang sekaligus.

Ibu hamil sanggup mengkonsumsi serat dengan makan makanan layaknya sayuran berdaun hijau, bubur gandum (oatmeal), dan juga kacang-kacangan layaknya almond.

Menurut Angka Kecukupan Gizi Indonesia, wejangan mengkonsumsi serat per hari untuk memenuhi kecukupan gizi ibu hamil berbeda-beda cocok dengan usia ibu dan usia kehamilan.

Kebutuhan nutrisi serat untuk ibu hamil usia 19-29 th. yaitu 35 gr di trimester pertama dan 36 gr di trimester ke-2 dan juga trimester ketiga.

Berbeda dengan ibu hamil usia 30-49 th. di trimester pertama perlu 33 gr serat, kemudian di trimester ke-2 dan ketiga kehamilan perlu 34 gr serat.

Nutrisi yang Dibutuhkan Ibu Selama Kehamilan

Post navigation


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *